Kamis, 7 Maret 2024 - Bea Cukai Tanjung Priok menerima kunjungan dari Pusdiklat Bea Cukai dalam rangka penyelenggaraan dua pelatihan penting: Pelatihan Pengelolaan Barang Tidak Dikuasai (BTD), Barang Dikuasai Negara (BDN), dan Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) serta Pelatihan Teknis Pemindai Peti Kemas. Inisiatif ini menunjukkan komitmen Bea Cukai Tanjung Priok dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Sharing Session dan Kunjungan Lapangan Pengelolaan BTD, BDN, dan BMMN
Guna mendukung Pelatihan Pengelolaan BTD, BDN, dan BMMN, Bea Cukai Tanjung Priok menyelenggarakan sharing session yang komprehensif. Para peserta mendapatkan materi mendalam mengenai pengelolaan BTD, BDN, dan BMMN, mencakup regulasi terbaru, prosedur penanganan, dan studi kasus. Selain teori, peserta juga berkesempatan untuk terjun langsung ke lapangan melalui kunjungan ke Tempat Penimbunan Pabean (TPP) Tripandu. Di TPP Tripandu, mereka mempelajari secara detail:
- Mekanisme penimbunan barang yang benar.
- Proses identifikasi dan klasifikasi barang.
- Tindak lanjut yang diperlukan atas barang yang ditimbun, termasuk pelelangan atau pemusnahan.
Pelatihan Teknis Pemindai Peti Kemas di NPCT 1
Untuk Pelatihan Teknis Pemindai Peti Kemas, Bea Cukai Tanjung Priok memfasilitasi para peserta untuk mendapatkan pengalaman praktis di lapangan. Peserta pelatihan berkesempatan untuk mempelajari proses pemindaian peti kemas secara langsung di TPS New Priok Container Terminal 1 (NPCT 1). Dengan demikian, mereka dapat:
- Memahami cara kerja alat pemindai peti kemas.
- Menganalisis hasil pemindaian untuk mendeteksi barang ilegal atau mencurigakan.
- Mengaplikasikan pengetahuan yang didapat dalam situasi kerja nyata.
"Kunjungan ini adalah wujud sinergi antara Bea Cukai Tanjung Priok dan Pusdiklat Bea Cukai dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas pegawai. Kami percaya bahwa dengan pelatihan yang berkualitas, pegawai akan semakin kompeten dalam memberikan pelayanan dan pengawasan di bidang kepabeanan," kata perwakilan Bea Cukai Tanjung Priok.
Sinergi antara Bea Cukai Tanjung Priok dan Pusdiklat Bea Cukai ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan efektivitas pengawasan dan pelayanan kepabeanan, serta mendukung kelancaran arus barang di pelabuhan Tanjung Priok.