Monday, Nov 17, 2025

Bea Cukai Tanjung Priok Gelar Apel Peringatan Hari Bea Cukai ke-78: Refleksi dan Proyeksi di Tengah Tantangan Global

post-img

Jakarta (11/10/2024) - Bea Cukai Tanjung Priok turut serta dalam apel khusus serentak yang diadakan di seluruh Indonesia untuk memperingati Hari Bea Cukai ke-78. Acara ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan capaian, mengevaluasi tantangan, dan merumuskan strategi dalam menghadapi dinamika ekonomi global. Apel yang berlangsung di Halaman KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok pada Jumat (11/10) ini dipimpin oleh Sujiyanto, Pemeriksa Bea dan Cukai Madya, dan dihadiri oleh seluruh pegawai KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok.

Refleksi Capaian Gemilang Bea Cukai

Dalam amanat yang dibacakan oleh pembina apel, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti perjalanan panjang Bea Cukai dengan berbagai pencapaian signifikan. Berikut adalah poin-poin penting yang disampaikan:

  • Peningkatan Penerimaan: Realisasi penerimaan Bea Cukai terus meningkat secara konsisten. Dalam kurun waktu 2014-2023, penerimaan tumbuh dari Rp162 triliun menjadi Rp286 triliun, mencatatkan rata-rata pertumbuhan sebesar 6% per tahun.
  • Peningkatan Penindakan: Selain penerimaan, penindakan yang dilakukan oleh Bea Cukai juga mengalami peningkatan yang signifikan, mencapai rata-rata 25% per tahun dalam satu dekade terakhir.
  • Kontribusi Internasional: Bea Cukai juga berperan aktif dalam memberikan fasilitas dan berkontribusi di kancah internasional, terutama dalam World Customs Organization (WCO) di kawasan Asia Pasifik.

"Bea Cukai telah menunjukkan kinerja yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Capaian ini adalah hasil kerja keras dan dedikasi seluruh jajaran," ujar Sri Mulyani dalam amanatnya.

Menghadapi Tantangan Global yang Semakin Kompleks

Meskipun berbagai pencapaian telah diraih, Menteri Keuangan mengingatkan akan tantangan global yang semakin kompleks, seperti risiko fiskal di Amerika Serikat dan dinamika geopolitik. Tantangan ini diprediksi akan mempengaruhi arus modal internasional dan memperlambat pertumbuhan ekonomi global. Berikut adalah beberapa tantangan yang perlu diwaspadai:

  1. Volatilitas Pasar Keuangan: Ketidakpastian ekonomi global dapat memicu volatilitas di pasar keuangan, yang berdampak pada nilai tukar dan investasi.
  2. Perubahan Kebijakan Perdagangan: Perubahan kebijakan perdagangan antar negara dapat mempengaruhi ekspor dan impor, serta rantai pasok global.
  3. Ancaman Keamanan: Ancaman keamanan, seperti terorisme dan kejahatan transnasional, dapat mengganggu aktivitas perdagangan dan logistik.

Seruan untuk Semangat Baru dan Kredibilitas

Menghadapi tantangan tersebut, Sri Mulyani berharap jajaran Bea Cukai memiliki kecerdasan untuk membaca perubahan dan merumuskan langkah-langkah strategis dalam menghadapi situasi yang dinamis. Beliau menekankan pentingnya menjaga kredibilitas, memperbaiki institusi, dan terus memupuk kebanggaan bekerja di Bea Cukai.

"Pada peringatan Hari Bea Cukai ke-78 ini, saya berharap seluruh jajaran Bea Cukai memiliki semangat baru untuk menjaga kredibilitas, memperbaiki institusi, dan terus memupuk kebanggaan bekerja di Bea Cukai," pesan Sri Mulyani dalam penutupan amanatnya. Peringatan ini menjadi momentum penting bagi Bea Cukai untuk terus berbenah dan meningkatkan kinerja dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.