Jakarta, 21 Mei 2026 - Bea Cukai Tanjung Priok menerima kunjungan resmi manajemen PT Haier Electrical Appliances Indonesia pada Kamis (21/5) di Ruang Integritas KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok. Kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi dan penguatan komunikasi antara Bea Cukai dengan pelaku usaha dalam mendukung kelancaran kegiatan ekspor-impor, penguatan investasi, serta pengembangan industri di Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, PT Haier Electrical Appliances Indonesia memaparkan profil perusahaan serta rencana pengembangan bisnis ke depan, termasuk investasi pembangunan pabrik chest freezer dan mesin cuci di Indonesia dengan nilai investasi sekitar USD 80 juta. PT Haier juga menyampaikan komitmennya dalam meningkatkan kandungan lokal produk, penguatan supply chain dalam negeri, serta optimalisasi penggunaan tenaga kerja lokal.
Presiden Direktur PT Haier Electrical Appliances Indonesia, Mr. Zhang Shoujiang, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan komunikasi yang telah terjalin dengan Bea Cukai Tanjung Priok. Menurutnya, Haier terus berupaya meningkatkan kepatuhan serta melakukan digitalisasi sistem secara menyeluruh guna mendukung proses bisnis yang lebih efektif dan transparan.
Sementara itu, Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Tanjung Priok, Niko Budi Dharma, menyampaikan bahwa Bea Cukai mendukung setiap upaya pengembangan investasi dan ekspansi usaha yang dilakukan PT Haier di Indonesia.
“PT Haier saat ini telah berstatus sebagai perusahaan MITA dan kami berharap ke depannya dapat terus meningkatkan kepatuhan hingga menjadi perusahaan AEO. Kami menyambut baik pengembangan usaha yang dilakukan karena diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional dan penyerapan tenaga kerja,” ujar Niko.
Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan pembahasan mengenai penguatan kepatuhan kepabeanan, implementasi digitalisasi layanan, klasifikasi HS Code, serta pemanfaatan fasilitas kepabeanan dalam mendukung kegiatan industri dan ekspor-impor.
Kepala Bidang Pelayanan Pabean dan Cukai IV, Kurnia Saktiyono, menjelaskan bahwa Bea Cukai terus mendukung dunia usaha melalui berbagai fasilitas dan sistem digital berbasis data, termasuk pemanfaatan Trade AI dan Ceisa 4.0 dalam proses pelayanan dan pengawasan kepabeanan. Selain itu, Bea Cukai juga mendorong peningkatan kepatuhan perusahaan guna mendukung kelancaran proses bisnis dan optimalisasi fasilitas kepabeanan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Kepatuhan Internal, Irwan, menyampaikan bahwa Bea Cukai terbuka untuk memberikan asistensi dan konsultasi kepada perusahaan terkait klasifikasi HS Code maupun pemanfaatan fasilitas kepabeanan. Ia juga menekankan pentingnya quality control dan validitas data dalam proses kepabeanan, khususnya bagi perusahaan yang telah memperoleh fasilitas MITA maupun AEO.
Dalam diskusi tersebut, PT Haier turut menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan transparansi data, integrasi sistem digital, serta penguatan quality control guna meminimalkan kesalahan administrasi impor dan mendukung proses bisnis yang lebih akurat dan efisien. PT Haier juga menyampaikan harapan untuk memperoleh dukungan dan asistensi dari Bea Cukai terkait penguatan pemahaman HS Code dan implementasi digitalisasi kepabeanan.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari komitmen Bea Cukai Tanjung Priok dalam memberikan pelayanan, asistensi, dan penguatan hubungan dengan para stakeholder serta pengguna jasa. Bea Cukai Tanjung Priok terus berupaya membangun sinergi dengan dunia usaha guna mendukung kemudahan berusaha, kelancaran logistik nasional, dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.