Monday, Nov 17, 2025

Bea Cukai Tanjung Priok Berikan Edukasi Ekspor-Impor kepada Mahasiswa Universitas Widyatama

post-img

Jakarta, 12 Mei 2026 – Untuk memberikan gambaran langsung mengenai proses bisnis kepabeanan dan cukai, Bea Cukai Tanjung Priok menerima kunjungan lapangan mahasiswa Program Studi Perdagangan Internasional Universitas Widyatama Bandung pada Selasa (12/5). Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami proses ekspor-impor serta peran strategis Bea Cukai dalam pelayanan dan pengawasan di kawasan pelabuhan. 

Kegiatan kunjungan lapangan tersebut diikuti oleh dosen pendamping serta sekitar 65 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widyatama. Rangkaian kegiatan dilaksanakan dalam dua sesi, yaitu sesi pemaparan materi di Aula Sinergi KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok dan sesi kunjungan lapangan ke Terminal Peti Kemas New Priok Container Terminal (NPCT 1). 

Dalam sesi pemaparan materi, mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai profil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, gambaran umum prosedur ekspor-impor, serta tugas dan fungsi Bea Cukai dalam pelayanan dan pengawasan kepabeanan. Materi disampaikan oleh narasumber dari Client Coordinator Bea Cukai Tanjung Priok, yaitu Merlina Irvana Fitri, Ayyubi Atmara, dan Roselyne Taruli S. Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari mahasiswa terkait efektivitas kebijakan cukai rokok dan pemberantasan rokok ilegal, pengawasan impor pakaian bekas, implementasi National Logistics Ecosystem (NLE) dalam mendukung digitalisasi layanan ekspor-impor, hingga keseimbangan antara percepatan arus logistik dan pengawasan kepabeanan di pelabuhan. 

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, Niko Budi Dharma, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Bea Cukai dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya kalangan akademisi, terkait tugas dan fungsi kepabeanan dan cukai. “Kami berharap melalui kegiatan ini mahasiswa dapat memahami secara langsung proses rantai logistik, peran Bea Cukai sebagai trade facilitator, serta pentingnya penyebaran informasi yang benar terkait kepabeanan dan cukai kepada masyarakat,” ujarnya. 

Sementara itu, Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widyatama, Muhammad Bayu Aji Sumantri, menyampaikan apresiasi kepada Bea Cukai Tanjung Priok atas kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa untuk belajar langsung di lapangan. Menurutnya, kegiatan kunjungan lapangan memberikan manfaat besar bagi mahasiswa karena tidak hanya memperoleh teori di kelas, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata mengenai praktik ekspor-impor dan dunia kerja kepabeanan. 

Pada sesi kunjungan lapangan, mahasiswa diajak melihat langsung aktivitas kepabeanan di kawasan pelabuhan dan proses pelayanan di terminal peti kemas. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif mahasiswa dalam sesi diskusi dan tanya jawab selama kegiatan berlangsung. 

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran Bea Cukai dalam mendukung perdagangan internasional, melindungi masyarakat, dan menjaga perekonomian nasional. Bea Cukai Tanjung Priok berkomitmen untuk terus membuka ruang edukasi dan kolaborasi dengan kalangan akademisi sebagai bagian dari penguatan literasi kepabeanan dan cukai di masyarakat.