Monday, Nov 17, 2025

Bea Cukai Priok Dukung Kiprah Tim Reli Indonesia di Kancah Internasional

post-img

Jakarta, 9 September 2026 — Indonesia Cross Country Rally Team mengikuti rangkaian Asia Cross Country Rally (AXCR) 2026 di Thailand yang berlangsung pada 9 - 15 Agustus 2026. Kelancaran keikutsertaan tim dalam ajang internasional tersebut turut didukung oleh pelayanan kepabeanan atas pengiriman kendaraan dan perlengkapan balap melalui Pelabuhan Tanjung Priok.

Setelah gelaran tersebut berakhir, kendaraan dan perlengkapan tim kembali ke Indonesia. Pada 9 September 2026, Bea Cukai Tanjung Priok melaksanakan pemeriksaan atas barangbarang tersebut untuk memastikan kesesuaiannya dengan barang yang sebelumnya diberangkatkan. Dalam kesempatan itu, pereli Memen Harianto menyampaikan apresiasi atas dukungan Bea Cukai yang membantu kelancaran logistik tim sejak keberangkatan hingga kepulangan.

“Dengan prosedur yang tetap berlaku tapi dikawal dengan luar biasa sehingga bisa mengikuti rangkaian event yang kami laksanakan di Thailand dengan sempurna,” ujar Memen.

Dukungan percepatan pelayanan kepabeanan oleh Bea Cukai Tanjung Priok menjadi unsur yang sangat penting, khususnya ketika perubahan jadwal pelayaran menjelang keberangkatan mempersempit waktu persiapan pengiriman kendaraan dan perlengkapannya. Menurut Memen, keterlambatan kapal juga dialami peserta dari negara lain. Tim kemudian juga berkoordinasi dengan perusahaan pengurusan logistik, untuk memperoleh alternatif pelayaran agar kendaraan dapat diberangkatkan.

Bagi Memen, manfaat pelayanan tersebut telah dirasakan sejak pertama kali mengirim kendaraan untuk mengikuti ajang itu pada 2018. Ia menekankan bahwa kelancaran pengiriman juga didukung kepatuhan tim dalam memenuhi prosedur yang berlaku.

“Kami sangat terbantu dari awal pertama kali sampai dengan tahun-tahun berikutnya,” ungkap Memen

Tim menggunakan ATA Carnet, dokumen pabean internasional yang dikenal sebagai “paspor barang”. Mekanisme ini menyederhanakan dokumen pergerakan sementara barang antarnegara dan memungkinkan pemasukan sementara tanpa pembayaran bea masuk serta pajak impor sepanjang memenuhi persyaratan, termasuk kewajiban membawa kembali barang dari negara tujuan.

Memen berharap pengalaman tim dapat menjadi referensi bagi pembalap maupun atlet lain yang ingin mengikuti kegiatan internasional. Ia mengajak calon peserta memperoleh informasi melalui Bea Cukai agar memahami dokumen dan tata cara pengiriman sejak tahap persiapan. 
Dalam kesempatan berbeda, Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, Adhang Noegroho Adhi, menyampaikan bahwa pelayanan kepabeanan merupakan bagian dari dukungan pemerintah terhadap kesiapan atlet dan tim Indonesia untuk berkompetisi di luar negeri.

“Kelancaran logistik merupakan bagian penting dari kesiapan tim Indonesia untuk berkompetisi di tingkat internasional. Kami berkomitmen memberikan pelayanan kepabeanan yang responsif dan sesuai ketentuan agar kendaraan serta perlengkapan pendukung tepat waktu tiba di negara tujuan, sehingga dapat mendukung keikutsertaan mereka,” ujar Adhang Noegroho Adhi.

Pelayanan ini mencerminkan peran Bea Cukai sebagai trade facilitator melalui kemudahan pergerakan barang lintas negara. Dan dalam kerangka industrial assistance, layanan kepabeanan juga mendukung kebutuhan pelaku usaha dan jasa pendukung olahraga yang terlibat dalam kegiatan internasional.

Bea Cukai Tanjung Priok berkomitmen memperkuat pelayanan, edukasi, dan koordinasi untuk mendukung para atlet Indonesia dalam mengikuti kegiatan internasional. Pengalaman tim AXCR menunjukkan kontribusi layanan kepabeanan terhadap kesiapan logistik yang membantu atlet dan tim pendukung membawa nama Indonesia di kancah dunia.